Minggu, 27 Maret 2011

Dwaruci

 DEWA RUCI



Saat Reden Brantaseno mencari kayu gung susuhe angin sebagai syarat untuk mendapatkan ilmu wejangan Sastra Jendro Pangruwaten  Hiu dari pandito durno,berada di tengah hutan dandoko bertemu dengan raksasa jelmaan batara Indra dan Batara Bayu. Di tengah hutan itu Brataseno bertempur dengan kedua raksasa yang akhirnya mereka kalah dan menjelma menjado batara Indra dan Batara Bayu.



Raden Bratasena betemu dengan Batara Indra dan Bayu. Bratasena diberitahu bahwa kayu gung susuhe angin yang dicari tidak ada dalam hutan semua itu hanya muslihat dari begawan Durna, maka Batara Indra dan Bayu karena sudah bebas dari kutukan memberikan anugrah bagi Brataseno yang telah membebaskannya.

Brataseno kembali ke astina menemui begawan durno dengan sigap begawan durno menlancarkan tipu muslihatnya lagi brataseno disuruh mencari banyu pawirto suci intisari dari air di laut minangkalbu..sesampai di samodra minangkalbu bertemu dengan naga nembur nowo. Terjadi pergulatan pertempuran yang hebat kuku ponconoko raden brataseno berhasil menyobek mulut nembur nowo yang akhirnya tewas..dan menjelma menjadi dewaruci. hebatnya peperangan antara naga neburnawa dan brataseno di langit terlihat banyang bintang meyerupai mereka hingga disebut rasi bintang bimasakti.


Dewaruci mengajarkan berbagai macam ilmu pengertian tentang hidup kepada Bratoseno dan memberikan anugrah berupa pengageman (perangkat busana) serta rambut digelung..dan diberi nama werkudara.

1 komentar: